Others

Kena Syndrome SKJ ’94

Bagi orang yang belum tahu, saat mendengar kata ‘SKJ 94’ mungkin yang ada di benak mereka adalah Senam Kesegaran Jasmani yang serign dilakukan di instansi pendidikan dasar maupu pemerintahan. Namun sebenarnya SKJ ’94 adalah sebuah band yang berasal dari kota Jogjakarta. Buat saya lirik lagu-lagu band ini sangatlah unik. Bahkan musiknya pun juga bisa untuk senam juga, seperti yang saya lakukan bersama teman-teman PARAMABUDAYA, walaupun juga harus membuat gerakan sendiri. Namun saya salut dengan band SKJ ’94 ini. Berawal dari band independent hingga akhirnya banyak yang suka dan membintangi sebuah film yang berjudul sama dengan band mereka namun memiliki singkatan yang beda.
Berikut sedikit sejarah dari band ini,

skj '94

skj '94
Juan Rangga (Vocal)

skj '94
Tama (Bass)

skj '94
Bagus (Drum)

SKJ ‘94 dibentuk Rangga (vocal) di Bulan February tahun 2006 di Jogjakarta. Sepanjang tahun 2006 adalah awal pembentukan format band, jati diri dan musikalitas SKJ ‘94. Dibantu dengan Tama (bass) dan Bagus (Drum) untuk kebutuhan live performance yang membuat performance act menjadi lebih unik dan solid. Performance energic, atractive, fashionable, dan communicative adalah sesuatu yang akan kami tampilkan di setiap stage kepada audience.

Semenjak terbentuk pada Februari 2006 sampai dengan perjuangan perjalanan SKJ ‘94 sekarang, band ini telah merilis album pertamanya yang bertitle Olahraga pada bulan Desember 2007, debut album ini adalah hasil karya terbaik dan terpilih yang telah disaring dari puluhan karya lagu, dan akhirnya melahirkan 7 buah lagu yang energik dan easy listening dalam waktu kurang lebih satu jam saja.

ELECTRO-SPORTY POP adalah sebuah konsep musik dari SKJ ’94 yang terinspirasi dari berbagai jenis genre musik dari tahun 90’an hingga sekarang dengan memasukkan unsur new wave dan electro pop sebagai suatu keutuhan karya lagu dari SKJ ’94. Nama SKJ ’94, merupakan Singkatan dari “Sound Kondusif Jungkies” yang berarti suara musik yang terdengar sangat nyaman dan simple dan membuat pendengar ketagihan akan suara musik tersebut, dipilih karena musik yang dimainkan adalah musik sporty yang bisa mengajak goyang setiap orang yang mendengarkan. Dan angka 94 merupakan nama dari tim 94 manajemen, yang merupakan satu kesatuan dari SKJ’94. Sehingga kami memilih nama ‘SKJ’ dan angka ‘94′ yang sudah familiar di telinga seluruh orang Indonesia. Bagi kami nama SKJ ‘94 adalah nama yang unik dan hanya sekedar agar mudah di ingat orang saja.

skj '94
album olahraga skj 94

Penciptaan lirik lagu SKJ ‘94 berdasarkan dari hal-hal yang biasa semua orang alami dalam kehidupan sehari-hari, yang dikemas dengan bahasa yang nakal seperti hits single SKJ ‘94 yang bertitle ’Disko Patah Hati’, yang menceritakan tips-tips untuk mencegah sakit hati kalo ditinggal pacarnya. Lagu ‘SkuterMatic’, ‘Olahraga’, ‘123 Berdansa’ yang diambil dari apa yang dialami dan dilihat dalam keseharian para personel SKJ ‘94. Sedangkan lagu ‘Hura-Hura’, ‘Ratu Dansa’, dan ‘Gadis Metropolitan’ mengambil ide dari kecenderungan kehidupan anak muda jaman sekarang. Semua materi awal track record di ‘94 Studio dan dikaji ulang di Fat Bastard Studio ( Mixing, Mastering ), music director di percayakan pada cho2 dan Eric Soekamtie.

Sedangkan ini adalah sinopsis film mereka, Seleb Kota Jogja (SKJ)

SKJ
Seleb Kota Jogja

Kesamaan nasib yang menyatukan trio ndeso Dobleh (Juan Rangga SKJ), Tama (Tama SKJ), dan Bagus (Bagus SKJ) jadi satu gank. Mereka juga sama-sama punya obsesi sebagai musisi, ‘hidup’ benar-benar untuk musik. Mereka pun mengidolai band rock ternama di kampus mereka, band BANGER pimpinan Langit (Fandi Christian)

GANK BANGER bener-bener jadi sosok lelaki-lelaki harapan, elite, punya pacar dan selalu dikelilingi anggota gank Blink-blink yaitu Gadis (Cinta Laura Kiehl), Geschell (Nindy), Gendis (Karmela) yang terkenal cantik, populer, tenar, super metal! Sulit bagi Dobleh cs. untuk menyamai kedudukan gank Banger yang super tampan dan tajir itu. Maksud hati mengidolakan gank Banger dan bermimpi memiliki pacar anggota gank Blink-blink, trio ndeso malah membuka gerbang permusuhan dengan gank Banger.

Melihat usaha trio ndeso mendekati Blink-blink, Langit menantang Bagus untuk ikut kompetisi PESTA KABEL di Kampus mereka. Trio ndeso pun merasa inilah jalan mereka untuk membuktikan eksistensinya. Mereka menamai band mereka dengan sebutan SKJ. Mereka penuh percaya diri, giat berlatih di studio Mar-‘DJ’-Uki, milik mas MarDJuki (Andi/Riff) Sialnya, mereka tidak punya cukup uang buat membayar sewa studio. Akhirnya Mas Uki menghukum mereka untuk menjadi ‘tukang bersih-bersih’ studio sekaligus asistennya di kelas DJ. Sialnya lagi, gank Banger yang memang member tetap studio Mar-‘DJ’-Uki, Ternyata diam-diam, mas Uki sering mengintip SKJ latihan, dan justru merasa senang dengan keseriusan SKJ berlatih musik. Mas Uki memberi formulir gratis agar SKJ mengikuti festival musik indie, termasuk bekal tiketnya ke Jakarta

Apakah SKJ akan meraih mimpinya, mengubah nasib dengan musik, dari Sampah Kota Jogja menjadi Seleb Kota Jogja? Temukan jawabannya 8 April 2010 di bioskop-bioskop kesayangan anda

One thought on “Kena Syndrome SKJ ’94

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s