Vocalista Angel, Anak-anak Klaten yang Juara Dunia

Saya sebagai seorang warga Klaten khususnya dan warga Indonesia pada umumnya sedikit berbangga ketika membaca mengenai Vocalista Angel, anak-anak yang berasal dari Klaten membawa harum nama Indonesia di tingkat dunia. Siapa yang sangka anak-anak ini mampu menjadi pemenang pada ajang Juarai Festival Paduan Suara Anak Dunia pada kategori Folklore dengan Koreografi. Festival yang diadakan di gedung China Convention and Exhibition Centre, Shaoxing, China ini Vocalista Angel mengalahkan 475 kontestan lain dari seluruh dunia.

Kalahkan 475 Pesaing, Vocalista Angels Juarai Festival Paduan Suara Anak Dunia

Detik News – Jakarta -Lagu Indonesia Raya berkumandang di gedung China Convention and Exhibition Centre, Shaoxing, Senin (19/7/2010), mengiringi kemenangan paduan suara anak Vocalista Angels. Kemeriahan tampak memenuhi ruangan menyambut perolehan medali emas kontestan asal Indonesia tersebut di ajang festival paduan suara anak tingkat dunia itu.
Demikianlah suasana yang digambarkan oleh CA Tersierra Rosa, pemimpin rombongan Vocalista Angels, kelompok paduan suara anak asal Klaten, Jawa Tengah (Jateng), yang menjadi wakil Indonesia di festival internasional itu. Vocalista Angels merebut juara untuk kategori folklore dengan koreografi.
“Selain menjuarai dan meraih medali emas kategori folklore dengan koregrafi, mereka juga memperoleh medali emas untuk kategori paduan suara Anak-anak,” ujar Tersierra Rosa atau yang akrab dipanggil Thea dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (20/7/2010).
Menurut Thea, pada kejuaraan kali ini, Vocalista Angels mengusung beberapa lagu daerah seperti “Montor-montor Cilik”, “Romo Ono Maling,” “Go Jago,” dan lagu “Toki Tifa” dari Maluku. Selain itu, paduan suara yang berisi 27 anak-anak dari usai 8-18 tahun ini juga membawakan lagu-lagu asing yaitu “Las Ammarilas” dari Spanyol dan “Tola” dari Africa.
“VA yang dimotori oleh konduktor Yason Christy Pranowo tampil sangat memikat sehingga mendapatkan tepuk tangan yang sangat riuh di setiap penampilannya, bahkan standing applaus,” ungkap Thea sambil menambahkan prestasi Vocalista Angels juga menjadikan Indonesia sebagai juara umum kedua di pentas paduan suara dunia ke-6 ini.

Didatangi Polisi

Vocalista Angels dilepas keberangkatannya oleh Wakil Presiden (Wapres) Boediono pada 12 Juli dan tiba di Shaoxing pada 13 Juli. Sesampainya di Shaoxing, anak-anak yang berasal dari keluarga menengah ke bawah itu langsung berlatih kembali sebelum festival dimulai.
Latihan dilakukan dengan cara menghibur masyarakat di sekitar taman Kota di dekat hotel mereka menginap. Paling sedikit mereka melakukan latihan 2 jam di taman atau pun tempat terbuka yang kadang-kadang didatangi Polisi setempat karena membuat keramaian di tempat umum.

“Meski akhirnya polisi ikut menikmati sajian nyanyian mereka. Ini disebabkan sulitnya untuk mendapatkan tempat latihan yang memadai,” tutur Thea.
Kemenangan kelompok paduan suara Vocalista Angels juga sempat disertai dengan beberapa kendala. Misalnya, saat melakukan registrasi, nama Vocalista Angels tidak ada di dalam daftar panitia, sehingga official harus menghubungi penyelenggara yaitu Interkultur dan penyelenggara lokal.
“Namun patut diacungi jempol kepada pemerintah Cina yang bersungguh-sungguh mempersiapkan Kejauaran Dunia Paduan suara yang ke-6 ini karena bertepatan dengan ulang tahun ke-2500 tahun kota air Shaoxing,” puji Thea.
Peringkat ke-41 Dunia
Sebelumnya, Vocalista Angels telah menjuarai berbagai kejuaraan paduan suara tingkat international antara lain pada World Choir Championship di Korea Selatan tahun 2009. Saat itu 2 medali emas berhasil disabet untuk kategori Anak-anak dan Folklore.
Untuk kategori paduan suara anak, sejak 2008 Vocalista Angels menempati urutan 17 dunia. Adapun untuk tingkat dunia, Indonesia berada pada urutan yang cukup bergengsi, yakni peringkat 41 dalam semua jenjang usia dan semua Jenis yang dilombakan (children choir, Youth choir, Chamber choir, Male Choir, Female choir, Mix choir, Jazz, Spiritual, dan Folklore).
Kini, lanjut Thea, kelompok paduan suara yang dipimpinnya akan berlatih untuk kejuaraan dunia paduan suara anak ke-7. “Ada dukungan dari pemda atau tidak, Vocalista Angels tetap berlatih untuk mempersiapkan Kejuaraan Dunia ke-7 di Ohio, Amerika Serikat,” cetusnya.

Paduan Suara Anak Vocalista Angels, Klaten Juara Dunia di Shaoxing, Cina
Vocalista Angel
Kumandang lagu Indonesia Raya terdengar gempita di Gedung China Textile International Convention and Exhibition Centre, 19 Juli saat Paduan Suara Anak Vocalista Angels menjuarai Kejuaraan Dunia (Grand Champion) kategori Folklore dengan Koreografi. Paduan suara anak-anak dari Klaten yang dilepas oleh Wakil Presiden RI Bpk. Prof. Dr. Boediono saat keberangkatan tgl 12 juli 2010 ini, bersaing dengan lebih dari 475 paduan suara yang berasal dari 80 negara dan sekitar 20 ribu peserta. Selain menjuarai dan meraih medali emas kategori folklore dengan koregrafi, mereka juga memperoleh medali emas untuk kategori Paduan Suara Anak-anak.

Pada kejuaraan ini Vocalista Angels membawakan beberapa lagu daerah dan juga lagu berbahasa asing yaitu Las Ammarilas dari Spanyol dan Tola dari Africa. Untuk lagu daerah, dengan gaya mereka mengusung lagu Montor-montor Cilik, Romo Ono Maling, Go Jago, dan lagu Toki Tifa dari Maluku. VA yg dimotori oleh konduktor Yason Christy Pranowo tampil sangat memikat sehingga mendapatkan tepuk tangan yang sangat riuh di setiap penampilanny, bahkan standing applaus.

“Sesuai dengan pesan Wapres, Vocalista Angels bertanding dan bernyanyi dengan Hati sehingga gelar terhormat sebagai Juara Dunia Paduan Suara Anak dan medali diraih dengan kebanggaan sebagai anak-anak Indonesia”, jelas C.A. Tersierra Rosa, pimpinannya. Prestasi Vocalista Angels di Shaoxing ini juga menjadikan Indonesia sebagai Juara Umum Kedua dalam Kejuaraan Paduan Suara Dunia ke 6 ini.

Dengan anggota berjumlah 27 anak, berusia antara 8 hingga 18 tahun dan official berjumlah 8 orang, anak-anak dari keluarga menengah ke bawah ini ini tiba di Shaoxing Cina tgl 13 Juli dan langsung berlatih dan menghibur masyarakat di sekitar taman Kota di dekat hotel mereka menginap. Selama di negara tirai bambu, paling sedikit mereka melakukan latihan 2 jam di taman ataupun tempat terbuka yang kadang-kadang didatangi Polisi setempat karena membuat keramaian di tempat umum, meski akhirnya polisi ikut menikmati sajian nyanyian mereka. Ini disebabkan sulitnya untuk mendapatkan tempat latihan yang memadai.

Kedatangan Paduan Suara yang dikelola secara swadaya oleh Ibu Thea, panggilan akrab anak-anak Vocalista Angels kepada pimpinannya, telah menjadi buruan wartawan setempat dikarenakan sangat populernya nama Vocalista Angels yang telah menjuarai berbagai kejuaraan paduan suara tingkat International antara lain pada World Choir Championship di Korea Selatan tahun 2009 dengan 2 medali emas untuk kategori Anak-anak dan Folklore. Selain mengikuti kejuaraan Dunia, Paduan Suara Anak dari Klaten hasil binaan Kodam Jaya/Jayakarta tampil pada malam Konser Persahabatan di Shaoxing Theater yang dihadiri oleh Walikota Shaoxing. Juga, pentas bersama dengan para pemenang lainnya pada Konser Penutupan di Gedung China Textile International Convention and Exhibition Centre.

Banyak kendala yang dialami oleh Paduan Suara dalam Kejuaraan Dunia kali ini. Misalnya di saat registrasi, nama Vocalista Angels tidak terdapat di dalam daftar Panitia, sehingga official harus bekerja ekstra keras menghubungi penyelenggara yaitu Interkultur dan penyelenggara lokal . Selain itu, banyak Volunteer dari Republik Rakyat Cina yang tidak dapat berbahasa Inggris. Namun patut diacungi jempol kepada pemerintah Cina yang bersungguh-sungguh mempersiapkan Kejauaran Dunia Paduan suara yang ke-6 ini karena bertepatan dengan ulang tahun ke-2500 tahun kota air Shaoxing.

Dalam kancah paduan suara dunia, orang tidak banyak mengetahui bahwa Indonesia menempati urutan yang sangat bergengsi, yakni peringkat 41 Dunia dalam semua jenjang usia ( artinya dari anak- anak sampai kategori dewasa ) dan semua Jenis yang dilombakan ( children choir, Youth choir, Chamber choir, Male Choir, Female choir, Mixed choir, Jazz, Spiritual, dan Folklore ). Untuk kategori Paduan Suara Anak, sejak 2008 Vocalista Angels menempati urutan 17 dunia. Tentu saja, dengan gelar baru sebagai Grand Champion di Shaoxing, Cina, Vocalista Angels akan menempati ranking dunia lebih tinggi lagi. Selanjutnya Vocalista Angels akan berlatih untuk mempersiapkan Kejuaraan Dunia ke-7 di Ohio, Amerika,” tambahnya.

Vocalista angel adalah kumpulan paduan suara 39 anak yang berasal dari klaten. patut dicatat adalah perjuangan dan usaha tak kenal lelah mereka mewujudkan mimpi untuk bernyanyi dan berprestasi, meski mereka bukan berasal dari keluarga yang mampu.
visi mereka :menjadi duta budaya bangsa Indonesia.

PRESTASI
1998 – Juara 1 Lomba Accapella Anak di Salatiga
1999 – Juara 1 Lomba Accapella Anak di Salatiga
2000 - Juara 1 Lomba Accapella Anak di Salatiga
2002 - Juara 1 Lomba PERPARAWI Jawa Tengah di Magelang (dan mewakili Jawa Tengah di PESPARAWI Nasional VII di Makasar)
2003 – EXEBHISI Lagu Daerah Terbaik Tingkat Nasional
2005 – Juara 1 Lomba Paduan Suara Anak GPIB di Yogyakarta dan Jawa Tengah
2005 – Juara 1 Lomba PERPARAWI Jawa Tengah di Jepara (dan mewakili provinsi Jawa Tengah di PESPARAWI Nasional di Medan, Sumatera Utara)
2006 – Juara 1 Kategori A Lomba PESPARAWI Nasional VIII di Medan, Sumatera Utara
2007 – Juara 1 (Champion) Kategori Anak Lomba 1st Asian Choir Games di Jakarta
RANKING DUNIA versi Musica Mundi
Posisi 18 dari: Top 50 Children’s and Youth Choirs
Posisi 125 dari: Top 1000 Choirs

Juara 1 (Champion) Kategori Anak Lomba 1st Asian Choir Games di Jakarta


vocalista angel

perjuangan di ASIAN CHOIR GAMES


Tampil di depan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla



Sumber:
Kodam Jaya
i-comers.com
Warta Digital

Wavin’ Flag

Demam piala dunia 2010 Afrika Selatan muali melanda masyarakat dunia, termasuk saya. Malah saya tertarik untuk mencari album theme song piala dunia kali ini. Mungkin semua telah mengetahui theme song Piala Dunia kali ini adalah lagu dari K’naan yang berjudul Wavin’ Flag. Tapi tahukah anda jika lagu ini memiliki beberapa versi dengan adanya lirik dengan bahasa selain Inggris di dalamnya. Tak ketinggalan juga bahasa Indonesia masuk di dalamnya yang dinyanyikan oleh Ipang. Berikut versi dari lagu Wavin’ Flag beserta bahasanya:

  • Arab World: “Wavin’ Flag/Shagga’ Bi Alamak” by K’naan and Nancy Ajram
  • Brazil: “Wavin’ Flag” by K’naan and Skank
  • China: “Wavin’ Flag” by K’naan Jacky Cheung and Jane Zhang
  • France: “Wavin’ Flag ” by K’naan and Féfé
  • Greece: “Wavin’ Flag” by K’naan and Professional Sinnerz feat. Komis X
  • Indonesia: “Wavin’ Flag/Semangat Berkibar” by K’naan and Ipang
  • Japan: “Wavin’ Flag” by K’naan and Ai
  • Nigeria: “Wavin’ Flag (Naija Remix)” by K’naan and Banky W. & M.I.
  • Spain: “Wavin’ Flag” by K’naan and David Bisbal
  • Thailand: “Wavin’ Flag” by K’naan and Tattoo Colour
  • Haiti: “Wavin’ Flag” by K’naan and MikaBen

Berikut lirik lagu original Wavin’ Flag:

Waving Flag Lyrics (Original Song)

When I get older, I will be stronger
They’ll call me freedom, just like a Waving Flag

When I get older, I will be stronger
They’ll call me freedom, just like a Waving Flag
And then it goes back, and then it goes back
And then it goes back

Born to a throne, stronger than Rome
But Violent prone, poor people zone
But it’s my home, all I have known
Where I got grown, streets we would roam
But out of the darkness, I came the farthest
Among the hardest survival
Learn from these streets, it can be bleak
Except no defeat, surrender retreat

So we struggling, fighting to eat and
We wondering when we’ll be free
So we patiently wait, for that fateful day
It’s not far away, so for now we say

When I get older, I will be stronger
They’ll call me freedom, just like a Waving Flag
And then it goes back, and then it goes back
And then it goes back

So many wars, settling scores
Bringing us promises, leaving us poor
I heard them say, love is the way
Love is the answer, that’s what they say,
But look how they treat us, make us believers
We fight their battles, then they deceive us
Try to control us, they couldn’t hold us
Cause we just move forward like Buffalo Soldiers

But we struggling, fighting to eat
And we wondering, when we’ll be free
So we patiently wait, for that faithful day
It’s not far away, but for now we say

When I get older, I will be stronger
They’ll call me freedom, just like a Waving Flag
And then it goes back, and then it goes back
And then it goes back

When I get older, I will be stronger
They’ll call me freedom, just like a Waving Flag
And then it goes back, and then it goes back
And then it goes back

(Ohhhh Ohhhh Ohhhhh Ohhhh)
And everybody will be singing it
(Ohhhh Ohhhh Ohhhhh Ohhhh)
And you and I will be singing it
(Ohhhh Ohhhh Ohhhhh Ohhhh)
And we all will be singing it
(Ohhh Ohh Ohh Ohh)

When I get older, I will be stronger
They’ll call me freedom, just like a Waving Flag
And then it goes back, and then it goes back
And then it goes back

When I get older, I will be stronger
They’ll call me freedom, just like a Waving Flag
And then it goes back, and then it goes back
And then it goes back

When I get older, when I get older
I will be stronger, just like a Waving Flag
Just like a Waving Flag, just like a Waving flag
Flag, flag, Just like a Waving Flag.

Dan inilah versi Indonesianya:

WAVIN FLAG (indonesia version ) – KN’AAN FEAT IPANG SEMANGAT BERKIBAR.

Give me freedom,
Give me fire
Give me reason,
Take me higher

See the champions,
Take the field now
You define us,
Make us feel proud
In the street of exalifting,
As we lose our inhabition
Celebrations is around us,
Every nations all around us.

Singing forever young,
Singing songs underneath the sun
Let’s rejoice in the beautiful game,
And together at the end of the day

Semuanya,
Saat dewasa,
Semakin kuat,
Aku semangat
Bagaikan bendera,.. 2x
Semangat berkibar,
Semangat berkibar,
Semangat berkibar,
ooooooooooooo…..
ooooooooooooo…..

Kebebasan dan semangat.
Bawa aku lebih tinggi
Sang pemenang dilapangan
Kita satu bangga hati
Angkat tangan
Dan lambaikan
Dan bebaskanlah dirimu
Semangat untuk kemenangan
Satu dunia tuk sesama

Ayolah
Bernyanyi,
Di bawah sinar mentari,
Bersatu dalam permainan,
Bersama di ujung hari.

We all say,
When I get the older,
I will be strongger,
They ‘ll call me Freedom
Just like a Wavin Flag,2x
Semangat berkibar,
Semangat berkibar,
Semangat berkibar…

Semuanya saat dewasa
Semangat kuat
Aku semangat
Bagaikan bendera… 2x
Semangat berkibar
Semangat berkibar,
Semangat berkibar….
ooooooooooooo……….

Kecewa Hasil Kongres Sepakbola Nasional

Sebagai seorang warga negara Indonesia yang mencintai sepakbola, saya sangat senang ketika Presiden SBY menginginkan adanya Kongres Sepakbola Nasional(KSN). Kongres yang digadang-gadang bakal menggusur Nurdin Halid dan peromabakan PSSI ini ternyata berakhir antiklimaks. Banyak yang kecewa dengan hasil rekomendasi KSN, termasuk saya. Hasil yang muncul seolah-olah menjadi “kemenangan” PSSI. Berikut ini hasil rekomendasi kongres yang dibacakan oleh ketua KSN sekaligus pimpinan sidang, Agum Gumelar:

1. PSSI perlu segera melakukan reformasi dan restrukturisasi atas dasar usul, saran dan kritik serta harapan masyarakat, dan mengambil langkah-langkah kongkret sesuai aturan yang berlaku untuk mencapai prestasi yang diharapkan masyarakat.

2. Perlu adanya pembangunan dan peningkatan infrastruktur olahraga khususnya sepakbola.

3. PSSI perlu meningkatkan komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi dengan seluruh stake holder terutama KONI dan pemerintah.

4. Dilakukan pembinaan sejak usia dini melalui penangan secara khusus melalui pendekatan IPTEK, dengan melibatkan tim yang terdiri dari dokter, psikolog, pemandu bakat, dan pakar olahraga, dan perlu segera disusun kurikulum standar nasional untuk penyelenggaraan Sekolah Sepakbola, PPLP dan PPLM sepakbola

5. Metode pembinaan atlet pelajar/muda agar juga memperhatikan pendidikan formalnya.

6. Pemerintah menyediakan anggaran dari APBN dan APBD untuk mendukung dan menunjang target dan pencapaian sasaran untuk menuju prestasi (karena dana APBD masih diperlukan untuk stimulan).

7. Perlu segera disusun dan dilaksanakan program pembinaan prestasi yang fokus kepada pembentukan tim nasional untuk menjadi juara dalam SEA Games 2011.

Adapun butir kedelapan yang tidak jadi ditetapkan sebagai bagian rekomendasi berbunyi: “Pemerintah dan masyarakat perlu mengawal hasil rekomendasi yang konkret, dalam hal ini diminta kepada Presiden RI untuk membentuk Dewan Sepakbola Nasional yang bersifat Independen.”

Hasil kongres itu menurut saya seakan-akan hanya merupakan angin lalu yang tidak akan pernah menggeser Nurdin dari jabatannya. Ini sama saja menambah kekesalan masyarakat terhadap Nurdin. Sekarang tinggal pemerintah saja yang bisa mengambil tindakan. Kita tunggu saja apa yang akan terjadi selanjutnya.

KONVERGENSI ICT DI INDONESIA

Apa yang anda pikirkan pertama kali ketika anda mendengar kata konvergensi? Mungkin banyak dari kita yang belum nengetahui apa makna dari konvergensi. Konvergensi adalah ‘perkawinan fungsi’ dan jika kita artikan dalam teknologi informasi maka yang dimaksud dengan ‘perkawinan fungsi’ disini adalah pengabungan fungsi-fungsi yang telah ada antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dan teknologi komunikasi (telepon selular dll) sebagai pengolah atau penyebar data iformasi baik itu teks, data maupun audio visual. Semenjak era reformasi hingga saat ini konvergensi teknologi informasi di negara kita telah berkembang secara pesat walaupun mugnkin masih tertinggal dari negara-negara maju lainnya. Sebagai contohnya, semakin banyak saja orang yang mempunyai telepon genggam atau yang biasa disebut dengan handphone. Bahkan sekarang ini banyak anak kecil yang mulai memilikinya, sehingga terjadi pergeseran kebudayaan dimana kini sebagian besar orang telah memiliki alat yang satu ini walaupun mungkin hanya bisa untuk SMS maupun telepon saja. Konvergensi ICT di Indonesia sebernarnya mengikuti arus perkembangan teknologi dunia yang mulai mengarah pada teknologi transfer data yang cepat dan mudah. Teknologi ini mencul dengan adanya teknologi generasi kedua yakni GPRS yang memungkinkan kita untuk betukar data secara cepat. Dengan teknologi ini kita sudah bisa melakukan browsing melalui telepon selular. Teknologi ini kemudian berkembang ke EDGE yang dapat melayani transfer data yang lebih cepat. Kemudian meningkat ke Generasi Ketiga (3G) yang sudah mampu untuk konferensi melalui video yang memungkinkan kita untuk bertatap muka dengan orang yang berada sangan jauh. Kemudian sekarang ini berkembang lagi ke WCDMA yang kemudian berkembang lagi ke teknologi HSDPA/HSUPA. Lalu apa dampak konvergensi teknologi itu di negara kita? Dengan adanya konvergendi ini, terjadi perubahan gaya hidup bagi sebagian besar kalangan, baik golongan orang kaya maupun golongan orang yang relatif kurang mampu. Hampir semuanya memiliki telepon genggam. Dan yang sedang menjamur di kalangan anak muda saat ini yakni munculnya situs jejaring-jejaring sosial yang membuat sebagian besar orang di negeri ini kecanduan. Orang-orang dari pelosok-pelosok desa yang seringkali dibilang kuper pun kini memiliki akun jejaring sosial Facebook, walaupun mereka masih memperlihatkan kalau mereka itu kampungan atau banyak yang menyebutnya alay. Berkembangnya teknologi saat ini juga berdamapak negatif seperti banyaknya video mesum yang beredar maupun orang-orang yang memanfaatkan jejaring sosial sebagai temnpat iklan mereka untuk melaksanakan bisnis prostitusi. Selain itu banyak juga muncul kejahatan-kejahatan lain atau cybercrime. Namun dibalik itu semua, dengan teknologi informasilah kita dapat meningkatkan komunikasi dari Sabang sampai Merauke agar bisa bersinergi dengan baik. Jika konvergensi ini bisa dimanfaatkan dengan baik maka bukan tidak mungkin orang-orang yang berada di pedesaan nantinya kan menggunakan teknologi ini untuk menjalin komunikasi maupun relasi sehingga mereka mampu membuat berbagai industri kreatif dan produktif. Yang terpenting dari semua ini adalah bahwa konvergensi teknologi informasi ini tetap tidak akan menimbulkan kesenjangan sosial yang lebih tinggi antar si miskin dan si kaya. Konvergensi teknologi informasi juga bukan hanya sebatas itu saja, salah satu implementasi yang paling ditunggu adalah adanya e-Government takni pembaharuan tata pemerintahan agar terjadi pelayanan publik yang lebih cepat, akurat dan mampu melayani masyarakat dengan baik. Sebagai contohnya adalah dengan adanya Pemilihan Umum yang ada di salah satu kabupaten di Bali yakni tanpa menggunakan kertas maupun paku untuk memilih seorang pemimpin daerah. Pelayanan publik yang lain adalah dengan adanya pembuatan KTP online yagn mampu mempermudah msayarakat dalam pencetakan kartu tanda penduduk mereka.
Dengan adanya konvergensi ini maka pemerintah seharusnya mendukung dan membuat berbagai macam regulasi maupun peraturan agar konvergensi ini tidak disalahgunakan dan dapat digunakan dengan baik.Pemerintah jugalah yang harus bertanggung jawab agar konvergensi ini dapat berkembang secara pesat sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmatinya dengan baik.