Fuzzy Muzzy

Fuzzy= vague, dull
Muzzy = faint, giddy, light-headed, vertiginous

I was dizzy and confused to find an idea what I should write
I’m confused mapping problem in my mind
give me strength to face all this
I just could not hold my selfishness
I was still selfish
I can not deal with this all
but i believe that i can solve this

Sebuah Keisengan

Iseng-iseng di kala berselancar, eh menemukan yang gratisan buat web, terus ya dicoba-coba aja. Apa aja sih yang gratisan? Buat domainnya sih gunain co.cc sedangkan buat ngatur dan juga hostingnya menggunakan 000webhost.com. Ternyata untuk ukuran gratisan co.cc lumayan juga yah buat ukuran nubie seperti saya, ana buat manajemen dns dan juga cname dan lain sebagainya, untuk yang cuma mau redirect juga bisa menggunakan situs ini. Selanjutnya untuk hostingnya saya gunakan 000webhost.com. Ada CPanel-nya buat ngatur semuanya. Udah ada phpmyadmin, ada webmail, dan ada yang buat ngatur file lewat ftp, dan lain sebagainya. Tapi sayang buat emailnya cuma dibatasi untuk 5 akun (maklumlah namanya juga gratis). Kalo sudah bikin akun di 000webhost.com dan sudah bikin list domain, jangan lupa update dns nya di akun co.cc yang telah dibuat. Dan akhirnya terbentuklah viemble.co.cc yang masih cupu banget,hahahaha.
Sebenernya pengin bikin forum aja. Buat packdhe, ayo bikin forum anak BJS 143 aja gimana??

Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, M.A.

Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, M.A. (lahir di Klaten, Jawa Tengah pada 8 April 1960) adalah Ketua MPR Indonesia untuk periode 2004-2009 dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera dari 21 Mei 2000 hingga 11 Oktober 2004.
Hidayat Nur Wahid menjadi Ketua MPR RI periode 2004-2009 setelah mengalahkan saingannya — Sucipto – dengan selisih dua angka yang diusung Koalisi Kebangsaan.
Dari pernikahannya dengan Almarhum Hj. Kastian Indriawati, Hidayat mempunyai empat anak: Inayatu Dzil Izzati, Ruzaina, Alla Khairi, dan Hubaib Shidiqi. Setelah istri pertamanya tersebut wafat, Hidayat Nur Wahid menikahi seorang janda dr. Diana Abbas Thalib pada tanggal 11 Mei 2008 di TMII.

Pendidikan
SDN Kebondalem Kidul I, Prambanan Klaten, 1972
Pondok Pesantren Walisongo, Ngabar Ponorogo, 1973
Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, 1978
IAIN Sunan Kalijogo, Yogyakarta ( Fakultas Syari’ah), 1979
Fakultas Dakwah & Ushuluddin Universitas Islam Madinah Arab Saudi, 1983
Judul Skripsi Mauqif Al-Yahud Min Islam Al Anshar
Program Pasca Sarjana Universitas Islam Madinah Arab Saudi, jurusan Aqidah, 1987
Judul Skripsi Al Bathiniyyaun Fi Indonesia,Ardh wa Dirosah
Program Doktor Pasca Sarjana Universitas Islam Medina, Arab Saudi, Fakultas Dakwah & Ushuludiin, Jurusan Aqidah, 1992
Judul Disertasi Nawayidh lir Rawafidh Lil Barzanji, Tahqiq wa Dirosah
Pekerjaan
Dosen Pasca Sarjana Magister Studi Islam, UMJ
Dosen Pasca Sarjana Magister Ilmu Hukum, UMJ
Dosen Pasca Sarjana IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Dosen Fakultas Ushuluddin (Program Khusus) IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Dosen Pasca Sarjana Universitas Asy-Syafiiyah, Jakarta
Ketua LP2SI (Lembaga Pelayanan Pesantren dan Studi Islam) Yayasan Al-Haramain, Jakarta
Dewan Redaksi Jurnal Ma’rifah
Ketua Forum Dakwah Indonesia
Ketua MPR RI 2004-2009
Organisasi
Anggota PII (Pelajar Islam Indonesia), 1973
Andalan Koordinator Pramuka Gontor bidang kesekretariatan, 1977-1978
Training HMI IAIN Yogyakarta, 1979
Sekretaris MIP PPI Madinah, Arab Saudi, 1981-1983
Ketua PPI Arab Saudi, 1983-1985
Peneliti LKFKH (Lembaga Kajian Fiqh dan Hukum) Al Khairot
Anggota Pengurus badan Wakaf Pondok Modern Gontor, 1999
Seminar dan karya ilmiah
Anggota PII (Pelajar Islam Indonesia), 1973
Andalan Koordinator Pramuka Gontor bidang kesekretariatan, 1977-1978
Training HMI IAIN Yogyakarta, 1979
Sekretaris MIP PPI Madinah, Arab Saudi, 1981-1983
Ketua PPI Arab Saudi, 1983-1985
Peneliti LKFKH (Lembaga Kajian Fiqh dan Hukum) Al Khairot
Anggota Pengurus badan Wakaf Pondok Modern Gontor, 1999
Acara Televisi
Sejak bulan Juli 2005, Hidayat Nur Wahid merupakan narasumber tetap dalam program Titian Semangat dalam Hikmah Fajar di RCTI. Acara ini ditayangkan setiap hari Sabtu pukul 04.30 hingga 05.00 WIB.
Kata Pengantar buku-buku terjemahan
Prinsip-prinsip Islam untuk kehidupan oleh Prof. Sholeh Shawi
Ensiklopedi Figh wanita oleh Prof. Abdul Karim Zaid (cetakan Rabbani Pres)
Pengantar studi Islam oleh Ust. Prof. Yusuf Al Qordhowi (cetakan Al-Kautsar)
As-Sunnah sebagai sumber ilmu dan kebudayaan oleh Ust. Prof. Yusuf Al Qordhowi (cetakan Al-Kautsar)
Fitnah Kubro, klarifikasi sikap para sahabat oleh Prof. Amhazun (cetakan Al-Haramain)
Kajian atas kajian Hadits Misogini (dalam buku Feminisme)
Tadabbur Surah Al Kahfi (dalam bulletin Tafakkur)
Tadabbur Surah Yasin (dalam bulletin Tafakur)
Editor terjemah tafsir Ibnu Katsir
Menulis rubrik HIKMAH di harian REPUBLIKA
Beberapa makalah diseminar-seminar
Tajdid sebagai sebuah harakah (jurnal Ma’rifah)
Revivalisme Islam dan Fundamentalisme sekuler dalam sorotan sejarah (dalam buku menggugat gerakan pembaharuan Islam)
Inklusivisme Islam dalam literatur klasik (dalam jurnal Profetika)
Website
http://www.hnw.or.id

KlatenOnline.com

Setting Proftpd sebagai FTP Server pada Debian Lenny

Oke, langsung dimulai saja….

Jika anda terhubung internet maka anda bisa langsung menginstall lewat repository server yang ada

#apt-get install proftpd

atau jika anda ingin menginstall lewat tarball anda bisa download dulu
#wget ftp://ftp.proftpd.org/distrib/source/proftpd-1.2.10.tar.gz (atau yang terbaru)

#tar xzvf proftpd-1.2.10.tar.gz

lalu masuk ke direktori dimana flie tersebut diekstrak

#cd proftpd-1.2.10.tar.gz

lalu lakukan konfigurasi

#./configure
#make
#make install

kemudian buat direktori untuk ftp
#mkdir /home/ftp

lalu lakukan folder permission untuk folder tersebut
#chmod 755 -R /home/ftp

tambahkan user untuk folder tersebut
#useradd -d /home/ftp ftpuser

untuk password user tersebut
#passwd ftpuser
(lalu masukkan password yagn anda inginkan)

kemudian edit konfigurasi proftpd dengan text editor(gedit, nano, vi, dll.)
#gedit /etc/proftpd/proftpd.conf

lalu ubah menjadi

# This is a basic ProFTPD configuration file (rename it to
# ‘proftpd.conf’ for actual use. It establishes a single server
# and a single anonymous login. It assumes that you have a user/group
# “nobody” and “ftp” for normal operation and anon.

ServerName “latihan”
ServerType standalone
DefaultServer on

# Port 21 is the standard FTP port.
Port 21
# Umask 022 is a good standard umask to prevent new dirs and files
# from being group and world writable.
Umask 022

# To prevent DoS attacks, set the maximum number of child processes
# to 30. If you need to allow more than 30 concurrent connections
# at once, simply increase this value. Note that this ONLY works
# in standalone mode, in inetd mode you should use an inetd server
# that allows you to limit maximum number of processes per service
# (such as xinetd)
MaxInstances 30

# Set the user and group that the server normally runs at.
User proftpd
Group proftpd

# Normally, we want files to be overwriteable.

<Directory /*>

AllowOverwrite on

</Directory>

# A basic anonymous configuration, no upload directories.

<Anonymous /home/ftp>

# /home/ftp merupakan folder yang di share
RequireValidShell off
User ftp
Group ftp
# We want clients to be able to login with “anonymous” as well as “ftp”
UserAlias anonymous ftp

# Limit the maximum number of anonymous logins
MaxClients 10

# We want ‘welcome.msg’ displayed at login, and ‘.message’ displayed
# in each newly chdired directory.
DisplayLogin welcome.msg
DisplayFirstChdir .message

# Limit WRITE everywhere in the anonymous chroot

<Limit WRITE>

DenyAll

</Limit>

</Anonymous>

lalu untuk memulai ftp server

#/etc/init.d/proftpd start

cek apakah ftp server sudah berjalan

#ftp localhost

atau buka browser anda lalu ketikkan di alamat url

ftp://localhost

Rejeki Bukan Untuk Orang Tidur

Saya mendapat pelajaran berharga beberapa hari ini. Saat-saat akhir bulan adalah saat yang paling menyedihkan bagi seorang mahasiswa yang kurang memiliki kemampuan mengatur keuangan dengan baik seperti saya. Yap, pelajaran itu adalah “Rejeki bukan untuk orang tidur”. Pengalaman ini terjadi ketika sehabis sholat Idhul Adha saya merasakan kantuk yang luar biasa, sebenarnya saya mersakan lapar, namun karena ingin sedikit berhemat maka saya putuskan untuk tidur saja untuk menghilangkan rasa lapar itu. Ternyata saat saya tidur, ibu kos memberi sedikit rejeki bagi anak-anak kosan yaitu opor ayam dan opor sapi. Di sinilah pelajaran bagi saya, di saat saya terbangun semua lauk plus nasi telah habis yang tersisa hanyalah kuah plus wadahnya saja. Saat itulah saya sedikit merasa kecewa, jika saja saya tidak berlama-lama tidur maka mungkin niat saya untuk berhemat akan sedikit terbantu dengan adanya makan besar cuma-cuma. Selang dua hari dari kejadian, kejadian serupa hampir saja terulang. Saat hari akan menjelang siang, putri dari ibu kos berulang tahun mebagi-bagi nasi bungkus dan juga kue tart untuk anak-anak kosan, beruntung bagi saya ada teman yang membuat saya terjaga dari tidur. Memang kalau rejeki tidak akan pergi kalau kita bangun dan berusaha meraihnya. Seandainya saya masih tertidur pulas mungkin saya tidak akan medapatkan rejeki yang belum tentu datang setiap saat. Tidur memang perlu tapi seperlunya saja jangan berlebihan karena mungkin saat tidur ada rejeki yang kita lewatkan, karena kita tidak tahu kapan rejeki itu akan datang menghampiri kita.

Blogged with the Flock Browser