Euforia Piala Dunia 2010

Mulai tanggal 11 Juni kemarin hingga 11 Juli nanti seluruh masyarakat di dunia dihibur oleh pertunjukkan para bintang-bintang sepakbola dunia di Afrika Selatan dalam gelaran FIFA World Cup 2010. Sebuah event yang membuat fenomena tersendiri di masayarakat khususnya teman-teman saya. Mereka yang sebelumnya tak pernah membahas sepakbola ataupun memperbincangkannya tiba-tiba berubah menjadi orang yang histeris ataupun kelihatan paham mengenai sepakbola. Itu terlihat dari status Facebook maupun Plurk dari teman-teman saya selama piala dunia hingga babak semifinal kali ini. Antara senang maupun tidak senang, senang karena banyak yang menyukai sepakbola karena mungkin memang sepakbola merupakan olahraga pemersatu, tidak senang karena kadang ada yang sok tahu padahal gak ngerti juga. Yah itulah hebatnya Piala Dunia, bisa menyihir semuanya.

OK. Kita bahas tentang prediksi di tulisan sebelumnya.

  • Inggris gugur lewat adu penalti. Ramalan ini terbukti benar-benar salah. Inggris takluk di tangan 1-4 lewat permainan memukau dan serangan balik yang cepat. Walaupun pertandingan ini juga disertai penganuliran gol Frank Lampard oleh wasit Jorge Larionda dan hakim garis Espinosa asal Uruguay, namun secara teknis Inggris juga kalah segalanya dari Jerman.
  • Kartu merah lebih dari 19.5.  pada awal turnamen banyak sekali kartu merah yang muncul. Namun seiring wakru, kartu jarang muncul. Wasit banyak yang lebih tegas. Hingga semifinal sudah ada 16 kartu merah termasuk dua kartu kuning di satu pertandingan. namun masih ada dua pertandingan untuk menentukan apakah prediksi ini tepat atau tidak.
  • Spanyol menjadi tim yang paling subur. Mugnkin prediksi ini juga kurang tepat, hingga babak semfinal ini Spanyol baru mencetak 6 gol, kalah dibanding Jerman yang sudah mencetak 13 gol, sulit rasanya melampaui pencapaian gol Jerman.
  • Yunani mengalahkan Korea Selatan. Pertandingan yang terbalik. Korea tampil mengesankan dengan mengalahkan Yunani dan akhirnya melaju ke 16 besar.
  • David Villa mencetak gol di setiap laga penyisihan grup. Prediksi ini juga tidak terjadi dimana Spanyol dengan David Villa-nya tidak mampu menembus pertahanan gerendel Swiss di laga pembuka Grup H.
  • Benua Juara dari Amerika Selatan. Asa ini sempat muncul dimana 4 wakil Amerika Selatan berada di perempat final. Meski sempat memukau di pertandingan grup, pada akhirnya mereka gugur satu persatu oleh wakil Eropa dengan menyisakan Uruguay di semifinal walau akhirnya gagal juga setelah ditekuk Belanda.
  • Juara Baru. Prediksi ini yang sepenuhnya tepat. Dimana telah diprediksi sebelumnya bahwa Belanda atau Spanyol akan menjadi juara baru dan terbukti bahwa dua tim inilah yang akhirnya melaju ke final. Walaupun Belanda sempat kurang meyakinkan permainannya yang sedikit meninggalkan Total Football meski tampil sempurna di penyisihan grup namun mereka membuktikan bahwa mereka pantas masuk final setelah menundukkan Brazil di perempat final. Begitu juga Spanyol, walaupun sempat kalah dari Swiss di pertandingan pertama, kemenangan atas Jerman di semifinal membuat mereka layak diunggulkan.
  • Brazil memenangkan Piala Dunia. Brazil akhirnya takluk oleh Belanda. Brazil sebenarnya bisa mengungguli Belanda asal mereka mau mengontrol emosi mereka. Di samping kepemimpinan Wasit yang kurang tegas.
  • Pantai gading mengalahkan Portugal. Ini juga tidak tercapai dimana hasil pertandingan menjadi  kacamata.
  • Jerman juara dan Klose top skor. Jerman harus memupus impiannya untuk merebut Piala Dunia untuk keempat kalinya setelah terakhir kali menjuarainya di Piala Dunia 1990 Italy. Jerman mengulang 4 tahun lalu dimana merka kalah di semifinal. Namun Miroslav Klose masih memiliki peluang menjadi Top Skor karena masih ada satu pertandingan tersisa. Sampai semifinal Klose telah menyamai rekor Gerd Muller dengan mencetak 14 gol di Piala Dunia.

Prediksi hanyalah sebuah prediksi, kita tidak tahu dan kita tidak bisa mendahului takdir. Menarik untuk disimak apa yang akan terjadi selanjutnya.

Layak kita tunggu juga siapa yang akan menjadi pemain terbaik di Piala Dunia kali ini, sampai babak semifinal ada 4 kandidat yang menurut saya layak menjadi pemain terbaik. Mereka adalah

  • Diego Forlan (Uruguay)
  • Bastian Scheweinsteiger (Jerman)
  • Wesley Snejder (Belanda)
  • Xavi Hernandez (Spanyol)

Dengan melajunya Belanda dan Spanyol maka kandidat mengerucut menjadi Xavi dan juga Sneijder. Tinggal kita tunggu siapa yang akan jadi juara dan nampaknya pemain terbaik ini akan berasal dari tim juara.

Untuk Pemain Muda terbaik nampakanya cuma ada dua kandidat yakni Mesut Ozil (Jerman) dan Thomas Muller (Jerman) dan pemilihan sepertinya lebih condong ke Muller.

Kita tunggu saja apa yang akan terjadi 11 juli nanti.

Top 10 Best Value World Cup Bets

10) Top Goalscorer – Miroslav Klose
26 (25/1)
Germany win and Klose top goalscorer 151 (150/1)

Polish born Klose has spent much of the season warming the bench at Bayern Munich but he remains a firm favourite with German coach Joachim Loew. Klose has a great World Cup record, scoring 10 goals in the previous two tournaments, and as we all know there are few teams that perform as consistently well as the Nationalmannschaft on the big occasion.

“I know that I can have a lot of faith in him. He has always paid back faith with quality,” said coach Loew in a recent press conference.

Perhaps he’ll be paying more than his manager back at the end of the tournament.

9) Ivory Coast To Beat Portugal In Group G
3.13 (213/100)

The so-called group of death is going to slaughter two victims and don’t be surprised if Portugal are one of them. Carlos Queiroz’s side made heavy weather of qualifying, the coach is unpopular and they’ve just drawn 0-0 with the mighty Cape Verde in a friendly.

Ivory Coast have the talent and physical game to beat the best, particularly a nimble side like Portugal, plus in Sven Goran Eriksson they have a coach who knows the Portuguese game well. Portugal put Eriksson’s England to the sword in Euro 2004 and World Cup 2006 so perhaps it’s third time lucky for the Swede?

8) Brazil To Win The World Cup
5.50 (9/2)

Yes we realise it’s as obvious as the plot to a James Bond movie, but the Selecao are never to be discounted. Dunga has moulded Brazil into a tough European style unit who have lost just once in 24 games, winning the Copa America and Confederations Cup along the way. The coach captained his country to success in 1994 and is looking to join an elite group to win the World Cup as a player and a manager. As second favourites it’s hard to ignore the five-time winners.

7) First Time Winner
Yes: 2.50 (6/4), No 1.50 (1/2)

Given Spain’s red hot form going into the tournament, a first time winner is a tasty bet. If La Roja bottle it then there is always the Netherlands, who have unfinished business with the World Cup. Stretching things a bit perhaps we might see a first time winner from Africa. Memories of Euro 2004 are flooding back. Greece anyone?

6) Winning Continent – South America
3.20 (11/5)

Brazil have won the World Cup in Europe (1958), South America (1962), North America (1970, 1994) and Asia (2002) and they could just notch up another bit of history by winning a sixth title in Africa. Argentina can’t be discounted either, as with Leo Messi they can overcome the madness of Diego Maradona’s managerial reign.

5) David Villa To Score In Every Group Game
6.5 (11/2)

Barcelona’s new signing bagged three goals in the last World Cup and since then has become one half of the most feared strike partnership in the world with Fernando Torres. He scored goals for fun during the qualifying campaign, so rattling a few past Switzerland, Honduras and Chile isn’t a great deal to ask for. Is it?

4) Greece To Beat South Korea In Group B
2.27 (127/100)

Group B, featuring Argentina, Nigeria as well as the above two teams, is an intriguing one. Of course Maradona’s men are the favourites and will surely progress to the last 16. But the second spot is up for grabs and wily old Otto Rehhagel knows how to grind teams down. So the Greeks should start their campaign with a win against an average South Korean side, who have only won one match in the tournament apart from their successful 2002 adventure on home turf where they charged to the semi-finals.

3) Spain To Be Highest Scoring Team
4.35 (67/20)

La Roja rocketed in 28 goals during the qualifying process and have multiple options in their line-up all capable of finding the back of the net. The favourites should stock up against Honduras in the group stage, giving them the advantage for this bet as the tournament goes on.

2) Total Red Cards
Over 19.5/Under 19.5 – both 1.90 (9/10) (red cards in extra-time don’t count)

Four years ago there was a record amount of cautions given during the tournament with a whopping 345 yellows and 28 red cards. Referees are going to be under even more scrutiny in this year’s tournament so with identical odds on both over and under 19.5 this looks a safe bet.

1) England To Go Out On Penalties
5.0 (4/1)

1990, 1996, 1998, 2004, 2006. Oh dear. The dreaded penalty curse could once again return to haunt the Three Lions. England coach Fabio Capello has been trying to instill a winning mentality into Rooney and co, but eliminating the
penalty phobia could be too much even for Don Fabio. With a potential clash with Germany in the second round I know who I’d be putting my money on if it goes to spot-kicks…

Sumber : GOAL.COM

Boxing Day

Kalau kita sebagai orang awam mendengar kata-kata itu mungkin akan mengartikan bahwa ini merupakan suatu pertarungan tinju. Namun bagi para pecandu bola, terutama para penggemar Liga Inggris kata-kata itu merupakan hari yang ditunggu-tunggu. Boxing Day mereupakan suatu istilah dimana Matchday Liga Premier Inggris satu hari setelah natal. Di saat tim liga-liga elite lain semacam La Liga dan Seri A libur dan baru akan bertanding setelah tahun baru, liga Inggris justru melakukan pertandingn di sela-sela liburan. Banyak tim yang merasakan keras dan sulitnya pertandingan di Boxing Day. Chelsea misalnya, klub kaya raya milik pengusaha minyak Rusia ini kesulitan meraih kemenangan di dua tahun terakhir Boxing Day. Sulit memang bagi pelatih untuk memilih pemain saat Boxing Day, karena 2 hari setelah Boxing Day, mereka harus melakukan pertandingan selanjutnya. Siapa yang bakal beruntung di Boxing Day?