Sebuah berita duka hari ini memberi sebuah pelajaran tersendiri. Seseorang yang mungkin hanya seorang penjaga parkir tapi ketika terdengar berita duka mengenai bapak ceria yang satu ini, semua warga dan alumni SMA 1 Klaten yang mengenalnya secara serentak mendoakannya. Ya, Pak Sumadi hanyalah seorang penjaga parkir di SMA N 1 Klaten. Namun sesuatu yang membuatnya istimewa adalah bahwa ia mengingat hampir semua plat nomor motor yang dipakai oleh para siswa bahkan setelah mereka lulus pun ketika berkunjung kembali ke sekolah masih disapa dengan plat nomor motor yang dipakai saat sekolah dulu. Seorang bapak dengan ingatan yang menurut saya luar biasa. Saya selalu ingat bagaimana Pak Sumadi mengira saya makelar motor karena kadang berganti motor, bapak ini seperti mempunyai daftar sendiri plat nomor motor para siswa walaupun siswa tersebut pernah memakai lebih dari 1 motor. Saya juga pernah diingatkan bahwa ada plat nomor yang sama dengan motor saya. Dan yang mungkin selalu teringat bahwa pak Sumadi selalu tersenyum yang membuat para siswa sangat akrab dengan bapak yang satu ini. Sesuatu yang sekarang mengajarkan pada saya bahwa sebuah senyum sapa mempunyai makna penting. Senyum adalah sebuah ibadah ringan yang kadang lupa kita kerjakan saat bertemu dengan orang yang kita kenal. Senyum menunjukkan sebuah kemurahan hati dan sebuah penghormatan kepada orang lain. Sebuah pelajaran dari seseorang yang akan selalu teringat oleh kita semua. Selamat jalan pak Sumadi.