- Arsitektur Zigbee
Zigbee dibagi menjadi beberapa blok sesuai dengan standar yang disebut layer. Blok-blok ini berdasarkan OSI Layer Model. Antar muka tiap layer menghubungkan secara lojik tiap layer yang bersebelahan.
Semua layer merupakan spesifikasi dari zigbee. Layer network mengijinkan penambahan jaringan. Layer ini mampu menangani jaringan yang luas. MAC Layer dan PHY Layer merupakan standar dari IEEE 802.15.4 yang kemudian bergabung dengan zigbee untuk membentuk keseluruhan spesifikasi.
-
Karakteristik Zigbee
Zigbee memiliki beberapa karakteristik yang menjadi keunggulan dari zigbee itu sendiri. Karakteristik itu adalah
Rendah biaya
Rendah dalam penggunaan daya
Fleksibel protocol yang didesain lebih mudah untuk digunakan dalam berbagai aplikasi
Mendukung untuk penggunaan area yang luas
-
Tipe Node Zigbee
Standar IEEE 802.15.4/zigbee menetapkan 2 tipe node[7], yaitu:
Full Function Device(FFD)
Pada tipe FFD, node dapat beroperasi dalam 3 mode, yaitu sebagai PAN coordinator, coordinator atau router, dan device. Jika node merupakan FFD maka ia dapat berkomunikasi pada perangkat RFD maupun FFD. Node FFD dapat berfungsi pada berbagai topologi.
Reduce Function Device(RFD)
Perangkat RFD hanya dapat beroperasi sebagai end device. Perangkat ini tidak dapat berfungsi sebagai koordinator dan perangkat ini hanya dapat berkomunikasi ke network coordinator. Implementasi perangkat ini tidak rumit. Perangkat RFD hanya dapat berfungsi terbatas pada topologi star saja.
-
Data Transfer Model
Non Beacon Enable
Mode non beacon digunakan untuk sistem yang sensornya hamper selalu dalam keadaan sleep. Pada saat sensor mendeteksi sesuatu mereka langsung mengirim data ke koordinator yang selalu menunggu. Terdapat pula acknowledgement namun hanya sebagai pilihan, bisa dikirim bisa tidak
Beacon Enable
Pada mode beacon, semua device melihat beacon dari koordinator yang dikirimkan secara berkala. Jika pesan tersampaikan maka koordinator akan memberitahu pengiriman berikutnya sehingga device dapat istirahat, dan juga koordinator juga mengistirahatkan dirinya sendiri. Dalam mode ini device akan terbangun dengan segera agar tidak terlewatkan pesan beacon selanjutnya. Ketika sebuah device ingin mengirim data ke koordinator maka ia harus menunggu pesan beacon dari koordinator


